Esai-esai Nano

April 15, 2014

Tiap Hari, Jawa Diserbu 13 Ribu Motor Lebih

Filed under: Uncategorized — estananto @ 8:36 pm

Pertumbuhan Sepeda Motor tak terkendali…

Edo Rusyanto's Traffic

mudik2_fajar

KUE bisnis sepeda motor di Jawa masih super legit. Coba saja simak data yang dilansir Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi). Penjualan sepeda motor di pulau dengan penduduk terpadat di Indonesia itu ternyata menyumbang 62,32% atau sekitar 1,2 juta unit. Itu untuk periode Januari-Maret 2014.

Menurut data tersebut, dalam rentang tiga bulan pertama 2014, pulau Jawa setiap harinya diserbu 13.700-an sepeda motor. Angka itu naik sekitar 2% jika dibandingkan dengan periode sama tahun 2013. Jawa memang seksi.

Pulau berpenduduk sekitar 137 juta jiwa itu menjadi idaman para pemain bisnis sepeda motor anggota Aisi yang mayoritas berprinsipal asal Jepang. Dari lima anggota Aisi, empat di antaranya berprinsipal asal Jepang, yakni Honda, Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki. Hanya TVS yang berprinsipal asal India. Di luar anggota Aisi, para pemain bisnis yang berprinsipal asal Eropa, Amerika Serikat maupun asal Tiongkok juga berbondong-bondong menggarap pasar Pulau Jawa.

Selain sebagai pulau berpenduduk terbesar di Indonesia, Jawa…

Lihat pos aslinya 285 kata lagi

Iklan

April 11, 2014

Makna “Cublak-Cublak Suweng” Yang Menakjubkan

Filed under: Uncategorized — estananto @ 10:12 am

Cublak cublak Suweng…

story of the daily

Masih ingat dolanan saat kita masih kecil dan biasanya dilakukan pas terang bulan ini?
Beberapa anak ikut bermain, satu anak duduk telungkup seperti posisi sujud dan memejamkan matanya sementara anak-anak lainnya duduk mengitarinya lalu tangan anak-anak tersebut dalam posisi menengadah menunggu giliran sebuah batu kerikil yang nanti akan jatuh dalam salah satu genggaman tangan seorang anak. Sambil menggilir batu tsb anak-anak menyanyikan lagu ini :

Cublak-cublak suweng
Suwenge ting gelenter
Mambu ketundung gudhel
Pak gempo lerak-lerek
Sopo ngguyu ndelekakhe

Sir-sir pong dele kopong
Sir-sir pong dele kopong
Sir-sir pong dele kopong

Selesai menyanyi lagu itu, anak yang telungkup bangun dan disuruh menebak siapa yang menggenggam batu tsb.

Si anak yang telungkup bila salah menebak maka dia akan disuruh telungkup lagi dalam fase permainan berikutnya.

Permainan ini pastilah sudah lama kita tinggalkan. Namun tanpa kita sadari sampai kita dewasa pun kita masih melakukan ’permainan’ ini. Dalam kehidupan sehari-hari. Permainan anak-anak yang…

Lihat pos aslinya 880 kata lagi

Maret 19, 2014

Mencoba Memahami Laporan Akamai

Filed under: Uncategorized — estananto @ 9:10 am

Menarik. Serangan peretas dari Indonesia peringkat2 dunia tapi dari jumlah IP yang rrelatif sedikit….

Padepokan Budi Rahardjo

Secara berkala, Akamai mengeluarkan laporan mengenai layanan mereka. Salah satu bagian dari laporan mereka ini menyampaikan berapa besar serangan (attack) yang mereka terima. Akhir-akhir ini, laporan mereka menunjukkan bahwa banyak serangan berasal dari Indonesia. Secara umum, China merupakan peringkat pertama dan Indonesia merupakan peringkat kedua. Ini agak aneh menurut saya.

Mari kita amati laproan kwartal ketiga (Q3) dari 2013. Di sana ditunjukkan tabel ini.

Region % Attack Traffic Unique IP Addresses Avg. Connection Speed (Mbps) Peak Connection Speed (Mbps)
China 35% 115,336,684 2,9 11,3
India 1,9% 18,371,345 1,4 9,0
Indonesia 20% 5,804,419 1,5 9,7
Japan 0,8% 40,008,677 13,3 52,0
Malaysia 0,2% 2,137,032 3,2 24,9
Singapore 0,1% 1,566,346 7,8 50,1

Perhatikan bahwa jumlah serangan dari Indonesia adalah 20% dari total serangan. Ini sangat besar. Hanya China yang lebih besar (35%). Yang aneh adalah jumlah IP address yang menyerang dari Indonesia adalah hampir 6 juta saja. Bandingkan dengan yang lain…

Lihat pos aslinya 80 kata lagi

Maret 15, 2014

The Missing Malaysian Plane: 5 Conspiracy Theories

Filed under: Uncategorized — estananto @ 11:03 pm

TIME

The reason why a Malaysia Airlines flight carrying 239 people disappeared on Saturday is still as mysterious as when the plane first lost radar contact. While fears of terrorism began to fade when it was revealed Tuesday that one of the infamous stolen passports was held by a 19-year-old Iranian asylum seeker with no terrorist ties, search teams now have even fewer explanations for what might have happened. When asked where the plane could be, air traffic controller Izhar Bahari at Malaysia’s Department of Civil Aviation told TIME, “We’ve made no progress, we don’t have a clue.”

In the absence of any definitive answer, conspiracy theorists have emerged with explanations of their own, however implausible. While there’s no credible evidence to support these theories, here are the ones getting the most attention:

1. Eerie cell phones rings could mean passengers’ phones are still on—or inhabited by ghosts. Relatives and friends…

Lihat pos aslinya 474 kata lagi

Februari 23, 2014

Dinamika Gunungapi di Cincin Api

Filed under: Indonesia — estananto @ 10:46 am

Dinamika Gunungapi di Cincin Api.

Februari 8, 2014

Pahlawan Tan Malaka dan Alimin

Filed under: Indonesia — estananto @ 2:00 am

Tan Malaka itu Pahlawan Nasional (Keppres No. 53 tahun 1963), Partai Murba yang didirikannya adalah musuh bebuyutan PKI (Musso sangat benci Murba), bahkan kader Murba ada yang jadi Wakil Presiden RI (Adam Malik). Kenapa aparat Negara malah bubarkan diskusi tentang Tan Malaka?

ROSO DARAS

Tan MalakaSiapa Tan Malaka dan Alimin? Dua tokoh nasional yang berkibar pada tahun 40-an. Keduanya juga dikenal sebagai tokoh komunis Indonesia. Lantas apa hubungannya dengan status pahlawan mereka? Erat sekali hubungannya, karena keduanya tercatat sebagai pahlawan kemerdekaan nasional.

Tan Malaka ditetapkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional pada tanggal 28 Maret 1963, melalui Keputusan Presiden (Keppres) No. 53 Tahun 1963. Sementara, Alimin, ditetapkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional pada tanggal 26 Juni 1964 melalui Keppres No. 163 Tahun 1964.

Gelar Pahlawan Nasional ditetapkan oleh presiden. Sejak dilakukan pemberian gelar ini pada tahun 1959, nomenklaturnya berubah-ubah. Untuk menyelaraskannya, maka dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 disebutkan bahwa gelar Pahlawan Nasional mencakup semua jenis gelar yang pernah diberikan sebelumnya, yaitu:

  • Pahlawan Perintis Kemerdekaan
  • Pahlawan Kemerdekaan Nasional
  • Pahlawan Proklamator
  • Pahlawan Kebangkitan Nasional
  • Pahlawan Revolusi
  • Pahlawan Ampera

Tan Malaka adalah nama populer. Nama aslinya Ibrahim. Kemudian dari garis ningrat ibunya (Sumatera Barat), ia mendapat gelar kebangsawanan, sehingga nama…

Lihat pos aslinya 573 kata lagi

Juli 18, 2013

Matematika sedekah?

Filed under: Uncategorized — estananto @ 7:03 am

Dua tahun lalu pernah menulis blog ini: Matematika sedekah?. Ini berkaitan dengan ceramah populer seorang ustadz tentang “Matematika Sedekah”, yaitu kita akan mendapat “balasan” dari “investasi” sedekah kita di dunia ini juga.

Hari ini, saya baca sang ustadz yang bersangkutan mengumpulkan “investasi” sebesar 24 milyar rupiah tetapi memutuskan untuk menunda dulu usahanya itu. Bayangkan dijanjikan imbal hasil 8% (jauh di atas bunga desposito).

Hmmm masyarakat kita tidak kapok-kapok. Mungkin karena dilarang berjudi, maka mereka mencari aktivitas serupa judi juga 🙂

April 30, 2013

Sosok Panutan dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan

Filed under: Indonesia — estananto @ 9:44 am
Tags: ,

Sosok Panutan dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan.

Maret 6, 2013

What You Won’t Hear About Hugo #Chavez in the Establishment Press

Filed under: Uncategorized — estananto @ 8:56 pm
Tags:

Dispatches from the Underclass

The US establishment loves to hate on Hugo Chavez for his economic policies that favor the poor. Don’t get me wrong, Chavez was not perfect. But he overcame huge obstacles to reduce poverty in Venezuela. That’s no easy feat in Latin America as Naomi Klein demonstrates in the first half of “The Shock Doctrine”.

Following news of Chavez’s death this afternoon, the mainstream media wasted no time trashing him. I’ve already lost track of the number of times he’s been called a dictator, conspiracy theorist, tyrant and anti-American, among other things. In light of this slanderous coverage, here are aspects of Chavez’s leadership that you likely won’t hear in the mainstream press:

Lihat pos aslinya 811 kata lagi

Februari 12, 2013

Blitzkrieg a la SBY

Filed under: Indonesia — estananto @ 7:13 am
Tags: , , ,

Blitzkrieg a la SBY

Sepintas lalu, Presiden SBY kelihatannya terlalu banyak perhitungan sehingga terkesan lamban dalam bertindak. Namun sesungguhnya dia unggul dalam strategi. Buktinya hanya dalam 3 hari dia menyelesaikan “pertempuran” dengan Anas.
Pertama, dengan menggunakan posisinya sebagai Ketua Majelis Tinggi, kepemimpinan diambil alih dengan penekanan khusus “memberi kesempatan kepada Ketua Umum untuk fokus menghadapi masalah dugaan hukum di KPK”. Kedua, mengundang ketua seluruh DPD se-Indonesia ke Cikeas dan memastikan loyalitas mereka. Ketiga, menyodorkan Pakta Integritas yang hingga hari ini belum ditandatangani Anas yang sedang “sakit”.
Blitzkrieg atau Perang Kilat selalu mengandalkan kejutan dan kecepatan. SBY yang terkesan lambat dalam bertindak ternyata mampu hanya dalam 3 hari bertindak cepat dan efektif. Menurut pengamatan saya, ketika Anas masih mengucek-ngucek mata di pagi hari Senin, SBY sudah selesai dalam pertempuran dan siap meninggalkan gelanggang. Game Over untuk Anas.

« Laman SebelumnyaLaman Berikutnya »

Blog di WordPress.com.