Esai-esai Nano

Juni 19, 2014

Menulis Karya Ilmiah

Filed under: Indonesia — estananto @ 10:55 am

Artikel bagus dari pak Budi Rahardjo. Latihan latihan latihan..
Saya sendiri masih malas latihan, harus semangat🙂

Padepokan Budi Rahardjo

Ya, saya masih memeriksa revisi tugas mahasiswa. Masih banyak – atau bahkan sebagian besar? – mahasiswa kita belum mahir menulis karya ilmiah. Mungkin dapat saya generalisir lebih lanjut, mahasiswa belum mahir menulis. Titik. Kejam amat ya?

Masalah utama bagi mahasiswa adalah mereka menyepelekan penulisan. Dianggapnya menulis itu hanya sekedar mengurutkan kata-kata. Atau lebih ekstrim lagi menulis itu mengurutkan huruf-huruf. a i u e o. Bagi mereka, memilih kata itu tidak penting. Padahal kata yang berbeda memiliki makna dan efek yang berbeda kepada pembaca. “Kamu salah!” atau “Anda kurang tepat” memiliki efek yang berbeda, bukan?

Menuangkan alur pemikiran dalam tulisan yang runut merupakan sebuah tantangan. Kita tidak dapat mencampurkan semuanya dalam satu bagian. Untuk makanan, gado-gado pun harus dipilih apa yang akan dicampur. Kalau gado-gado dicampur dengan cumi-cumi dan bajigur rasanya jadi kacau balau. he he he.

Bahkan untuk sekedar menuliskan dalam format yang konsistenpun ternyata banyak yang belum paham. Ngasal…

Lihat pos aslinya 86 kata lagi

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: