Esai-esai Nano

Juli 17, 2012

Filed under: Uncategorized — estananto @ 2:16 pm

utuh.

Pagi ini, Prof. Andrianto Handojo menyelipkan sebuah cerita menarik di tengah-tengah kuliah tentang serat optik.

Alkisah, di Delft, Belanda, ada seorang mahasiswa teknik fisika yang sedang panik. Beberapa jam lagi ujian. Di sana, ujian dilakukan secara lisan dengan profesor, supaya si profesor mengetahui sejauh mana pemahaman mahasiswa yang diajarnya. Si mahasiswa ini sibuk menghafal segala rumus dan penjelasan yang ada di diktat kuliahnya.

Waktunya sudah tiba. Mahasiswa ini pun mendapat panggilan. Supaya lebih yakin, ia kembali melihat catatannya sambil berjalan masuk ke ruangan.

Si profesor kemudian menanyakan pertanyaan pertama, “Kamu ke sini naik apa?”
Si mahasiswa ini kaget. Dia pikir si profesor akan bertanya mengenai sesuatu yang ada di diktat kuliahnya. Tapi ia berpikir mungkin ini cuma introduksi, pengantar, basa-basi si profesor. “Saya naik sepeda, Prof” jawabnya.

Kemudian si profesor bertanya lagi, “Kamu tinggal di mana?”
Si mahasiswa ini lebih kaget lagi. Dia jadi agak sedikit kecewa. Sebab dia sudah…

Lihat pos aslinya 146 kata lagi

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: