Esai-esai Nano

Juni 25, 2010

Penculikan anak, hati-hati

Filed under: Daily Life,Indonesia — estananto @ 1:58 pm

Tempo online memberitakan penculikan anak di Jakarta. Ini bukan hal yang baru di kota-kota besar Indonesia, tapi ada baiknya kita jangan memberikan peluang kepada para penculik ini. Yang mengenaskan kadang-kadang anak-anak hasil culikan ini dijadikan pengemis dan pengamen di jalan. Kenyataan ini pernah mengilhami sebuahcerita bersambung di majalah Ummi sekitar tahun 2007.

Bagaimana mengatasi penculikan anak?

1. Disiplin pada saat penjemputan sekolah. Sekolah harus diberitahu siapa saja yang boleh menjemput anak.

2. Anak diberitahu agar tidak mengikuti orang yang tidak dikenal walaupun dengan iming-iming tertentu.

3. Anak harus bisa menjelaskan nama orang tua dan alamat rumahnya sejak usia dini.

4. Anak harus dilatih mengatakan tidak jika dia menghadapi situasi yang mencurigakan.

Tentu masih banyak yang dapat ditambahkan…

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: