Esai-esai Nano

Agustus 31, 2009

6,7 triliun itu…

Filed under: Indonesia — estananto @ 10:23 am

Barusan baca koran, LPS (Lembaga Penjamin SImpanan) telah mengucurkan dana sebesar 6,7 triliun rupiah untuk menolong Bank Century yang mengalami skandal dengan reksadana Antaboga Deltasekuritas.

Walaupun kata Menteri Keuangan Sri Mulyani 6,7 trilyun itu bukan bersumber dari APBN, ternyata membuka mata saya bahwa jumlah sedemikian itu bukan mustahil untuk dikucurkan.

Hari ini berdiskusi dengan seorang sahabat, doktor dari Jepang, yang dengan semangat menuturkan bahwa untuk membuat pabrik sel surya yang mampu mengolah dari bahan baku silika yang banyak terdapat di Indonesia hingga jadi sel surya dan siap dipasarkan, konon hanya dibutuhkan 110 miliar rupiah. Dan kata dia ratusan miliar rupiah yang sekarang digunakan untuk beli sel surya ke luar negeri per tahun bisa dihemat.

Beberapa waktu yang lalu juga berdiskusi dengan sahabat seorang doktor dari Jerman, bahwa untuk membuat sebuah pabrik amoksisilin (bahan baku antibiotika) di Indonesia hanya perlu 1 triliun rupiah saja. Dengannya ketergantungan bahan obat Indonesia ke luar negeri sebesar 95% akan bisa dikurangi.

Ini memang cuma 6,7 triliun rupiah, belum lagi BLBI yang besarnya 144 triliun rupiah itu. Tetapi apakah memang tidak ada yang berani mengambil keputusan untuk memutuskan ketergantungan kita terhadap luar negeri. Tidak ada makan siang gratis di dunia ini, tetapi mengapa untuk mengeluarkan 6,7 triliun ru;iah sedemikian mudahnya untuk satu bank dan untuk industri strategis yang mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sedemikian susahnya?

Tolong beri saya pencerahan…

3 Komentar »

  1. Bagaimana artikel ini dikirimkan berupa email ke:
    – Menristek
    – Menkes
    – SBY.

    Komentar oleh Dian Nugraha — Agustus 31, 2009 @ 12:44 pm | Balas

  2. Oh, mereka pasti sudah tahu, Dian😦

    Komentar oleh estananto — September 8, 2009 @ 2:21 am | Balas

  3. China dan India bisa bikin Ko ekonomi Amerika dengan cara brilyian secara ekonomi. Orang2 islam fundamentalis rekasioner melawan Amerika dengan bom dan ancaman anyir bau darah. Sementara poltikus Indonesia tidak punya visi selain menumpuk kekayaan…….
    6 triliun melayang plus ganti mobil mewah buat mentri, sementara di India seorang menteri hanya memakai ambassador classic yang seharga 80 sampai 180 juta!
    HInduisme kenal paria, tapi sedang membasmi Paria. Di Indonesia tidak ada kelas paria, tapi secara de facto, setiap hari kita memproduksinya!

    Komentar oleh ahmed shahi kusuma — Januari 19, 2010 @ 7:26 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: