Suatu waktu, seorang sahabat dekat mengirimkan message lewat Blackberry. Intinya adalah nasihat seorang ustadz – sebut saja inisialnya YM – bahwa sedekah punya “matematika”nya sendiri. Sang ustadz mengatakan bahwa ada ayat Al-Qur’an yang menyatakan bahwa satu sedekah akan dibalas oleh Allah dengan 10 kali lipat – dan itu berlaku secara material. Misalnya jika anda hari ini bersedekah Rp. 100.000, maka insya Allah 10 kali Rp. 100.000 atau Rp. 1.000.000 akan datang kepada anda, tentu saja di waktu yang belum dapat diperkirakan.
Well, saya bukan ahli agama. Tetapi dari guru-guru agama saya, didapat kisah yang agak berbeda. Sahabat-sahabat Nabi itu ada yang kaya raya. Sayidina Abu Bakar dan Utsman bin Affan itu kaya, dan mereka terkenal menginfakkan dan mensedekahkan hartanya dalam jumlah banyak. Tetapi belum pernah dalam kisah-kisah didapat bahwa mereka mengamalkan “matematika sedekah satu dapat sepuluh” itu. Hilang secara material secara sedekah ya hilang saja. Tidak dihitung-hitung di awal.
Demikian juga kisah para Wali di Nusantara. Saya kira tidak ada satu kitab pun yang mengajarkan “matematika” seperti yang tertulis di atas”. Kalau ustadz YM memang mengatakan telah terjadi demikian, ya alhamdulillah. Tetapi saya memilih main aman saja. Kalau mau sedekah, ya sedekah saja, tidak perlu di depan menghitung ganjarannya. Karena Gusti Allah itu ya sesuka-Nya memberi ganjaran. Mudah-mudahan anda dan saya tetap menerimanya ya! Amin!
